![]() |
| FLAYER YANG BEREDAR DI INSTAGRAM RUMAH KREATIF SLEMAN [RKS] |
SLEMAN – Di tengah derasnya arus transformasi digital yang terus mengubah pola bisnis dan pemasaran, CeritaKita Publisher berkesempatan mengikuti kegiatan Business Model Canvas Masterclass yang diselenggarakan oleh Rumah Kreatif Sleman (RKS) bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman. Kegiatan yang berlangsung pada 1–2 Juli 2026 di Dekranasda Sleman ini menghadirkan praktisi marketing dan strategi bisnis online, Heru Heryawan, sebagai narasumber utama.
Pelatihan yang diberikan secara gratis bagi pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) tersebut mengangkat tema "Merancang Strategi Bisnis yang Siap Bertumbuh dengan Dukungan Artificial Intelligence (AI)". Tema tersebut dinilai sangat relevan dengan perkembangan dunia usaha saat ini yang semakin mengandalkan teknologi digital dan kecerdasan buatan untuk meningkatkan daya saing.
Bagi CeritaKita Publisher, kesempatan mengikuti kegiatan ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus momentum penting untuk memperluas wawasan dalam mengembangkan bisnis penerbitan di era digital. Perubahan teknologi yang berlangsung begitu cepat menuntut setiap pelaku usaha agar tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga terus beradaptasi dengan berbagai inovasi yang hadir.
Dalam sesi pelatihan, peserta diajak memahami bagaimana menyusun Business Model Canvas (BMC) secara tepat sebagai dasar membangun strategi bisnis yang berkelanjutan. Tidak hanya membahas sembilan elemen utama dalam BMC, narasumber juga memberikan pemahaman mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence untuk membantu analisis pasar, penyusunan strategi pemasaran, pelayanan pelanggan, hingga pengembangan produk yang lebih sesuai dengan kebutuhan konsumen.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Para peserta aktif berdiskusi mengenai tantangan yang dihadapi masing-masing usaha, sekaligus mencari solusi melalui pendekatan bisnis modern yang memanfaatkan teknologi digital. Berbagai contoh penerapan AI dalam kegiatan usaha juga diperlihatkan sehingga peserta memperoleh gambaran nyata mengenai manfaat teknologi tersebut.
Perwakilan CeritaKita Publisher menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat diperlukan oleh pelaku usaha, khususnya UMKM dan industri kreatif. Menurutnya, perkembangan digitalisasi tidak lagi dapat dihindari. Dunia usaha bergerak sangat cepat, sementara perilaku konsumen juga terus berubah mengikuti perkembangan teknologi.
"Perubahan digital bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Jika kita tidak belajar dan mengikuti perkembangannya, maka kita akan tertinggal bahkan bisa 'ditelan' oleh perubahan itu sendiri. Oleh karena itu, kesempatan belajar seperti ini menjadi bekal yang sangat berharga untuk meningkatkan kualitas usaha," ungkapnya.
Ia menambahkan, Artificial Intelligence kini telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Teknologi tersebut mampu membantu mempercepat pekerjaan, meningkatkan efisiensi operasional, hingga menghasilkan strategi pemasaran yang lebih efektif. Namun demikian, pemanfaatannya tetap membutuhkan pengetahuan agar dapat digunakan secara bijak dan produktif.
Melalui pelatihan ini, CeritaKita Publisher berharap mampu mengimplementasikan berbagai ilmu yang diperoleh dalam pengembangan usaha, mulai dari penyusunan model bisnis yang lebih terarah, peningkatan kualitas layanan, hingga optimalisasi pemasaran digital berbasis AI.
Kegiatan yang diinisiasi Rumah Kreatif Sleman tersebut juga menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas pelaku IKM agar mampu bersaing di tengah era ekonomi digital. Dengan menghadirkan pelatihan yang relevan terhadap perkembangan zaman, diharapkan semakin banyak pelaku usaha yang mampu bertransformasi menjadi lebih inovatif, adaptif, dan berdaya saing tinggi.
Bagi CeritaKita Publisher, mengikuti Business Model Canvas Masterclass bukan sekadar menghadiri pelatihan, melainkan investasi ilmu untuk menghadapi masa depan. Sebab di era digital saat ini, kemampuan untuk terus belajar, beradaptasi, dan memanfaatkan teknologi merupakan kunci utama agar usaha tidak hanya bertahan, tetapi juga terus tumbuh dan berkembang.







0 Reviews:
Posting Komentar